Halaman

Sabtu, 23 Oktober 2010

Tim nas Indonesia

Akhir-akhir ini tim nas mengalami penurunan performa karena di taklukan Tim nas Uruguay 7-1 ini sungguh hasil yang mengecewakan buat saya sebagai pendukung Tim nas Indonesia. Itu menerut saya karena para pemain Indonesia yang staminanya hanya cukup untuk babak pertama dan di babak ke dua kebobolan 5 gol. Tapi pertandingannya berlangsung cukup seru.Menurut pendapat salah seorang pemain Uruguay yaitu Luiz swarez menurutnya pemain Indonesia punya speed yang tinggi tetepi staminanya masih kurang, Dan empat hari setelah bertanding melawan Uruguay Indonesia akan bertanding melawan Tim nas Maladewa di stadion Siliwangi Bandung. Saya sempat kawatir bahwa Tim Indonesia akan kalah melawan tim nas Maladewa, tetapi hasilnya Indonesia menang 3-0.

Gol dari Indonesia di cetak oleh pemain muda dari Indonesia yang bernama Oktovianus Maniani, Yongki,Tony Sucipto. Ini merupakan hal yang positif bagi Tim nasional Indonesia.
Tetapi sesudah acara Tim nas Inonesia vs Tim nas Maladewa berakhir sang pelatih Alfred Riedl berkomentar soal lapangan stadion Siliwangi, menurutnya lapangan itu bukan untuk main sepak bola tetapi untuk bertanam kentang.

Ini berati lapangan Siliwangi harus segera di renofasi secepatnya.Menurut saya jika lapangan Indonesia berkualitas tinggi dan stamina para pemain tim Indonesia juga di latih mungkin Indonesia bisa bermain bagus. Saya yakin bahwa pemain muda Indonesia punya potensi yang besar untuk menuju prestasi yang baik.

Dan juga saya mau menambahka bahwa buruknya prestasi Indonesia saat ini juga karena kepngurusan Tim nas yang kurang baik. Dan itu menjadi tanggung jawab PSSI. Saya harap PSSI bisa lebih baik lagi kepengurusannya di masa mendatang. Agar sepak bola Indonesia semakin membaik. Maju terus Tim nas Indonesia.

Tim nasional Indonesia:

 Pelatih Tim nas Indonesia (Alfried Riedl):




Tim nasional Uruguay:

Tim Nasional Maladewa:



Tony Sucipto:
Yongki Ariwibowo:
Oktovianus Maniani:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar